EA - 6 Zachman Framework

 

1. Apa yang Saya Ketahui Tentang Zachman Framework?

Menurut pemahaman saya, Zachman Framework itu bukan sebuah metode atau langkah-langkah kerja (metodologi), melainkan sebuah skema klasifikasi atau semacam "rak buku raksasa" untuk mengorganisir semua informasi penting dalam sebuah organisasi.

Bayangkan perusahaan itu seperti bangunan yang sangat kompleks. Kita tidak bisa hanya punya satu sudut pandang saja. Zachman Framework menyediakan matriks (tabel) yang memastikan kita melihat perusahaan dari segala sisi—mulai dari visi bos besar sampai ke detail kabel di ruang server—sehingga tidak ada informasi yang terlewat atau tumpang tindih.

2. Komponen Kolom dan Baris dalam Matriks Zachman

Untuk menjelaskan matriks ini, saya membaginya menjadi dua dimensi: Kolom yang menjawab pertanyaan dasar, dan Baris yang menunjukkan siapa yang melihatnya.

A. Kolom (The Interrogatives – Pertanyaan Dasar)

Kolom ini menjawab "Apa saja yang perlu kita ketahui?" dengan rumus 5W + 1H:

  1. What (Data): Fokus pada objek atau benda. Di sini saya mendata informasi apa saja yang penting, seperti data pelanggan, produk, atau inventaris.

  2. How (Process): Fokus pada aktivitas. Bagaimana bisnis ini bekerja? Apa saja alur kerjanya atau fungsi-fungsi utamanya?

  3. Where (Network): Fokus pada lokasi. Di mana saja bisnis ini berjalan? Apakah di kantor pusat, cabang, atau di server tertentu?

  4. Who (People): Fokus pada orang. Siapa saja aktornya? Ini bicara soal struktur organisasi, unit kerja, dan hak akses mereka.

  5. When (Time): Fokus pada waktu. Kapan suatu proses dilakukan? Ini berkaitan dengan jadwal, siklus bisnis, atau urutan kejadian.

  6. Why (Motivation): Fokus pada alasan. Mengapa kita melakukan ini? Isinya adalah visi, misi, strategi, dan aturan-aturan bisnis yang mendasari perusahaan.

B. Baris (The Perspectives – Sudut Pandang)

Baris ini menjelaskan "Dari sudut pandang siapa kita melihat informasi tersebut?". Semakin ke bawah, pembahasannya akan semakin teknis:

  1. Scope (Planner / Ruang Lingkup): Ini sudut pandang tertinggi. Isinya gambaran kasar dan luas untuk menetapkan batasan bisnis. Cocok untuk konsumsi eksekutif.

  2. Business Model (Owner / Pemilik): Di sini saya melihat bagaimana bisnis berjalan secara nyata. Deskripsinya tentang proses bisnis harian tanpa pusing soal teknologi dulu.

  3. System Model (Designer / Arsitek): Di sini kebutuhan bisnis mulai diterjemahkan ke dalam rancangan sistem. Ini adalah jembatan antara keinginan orang bisnis dan orang IT.

  4. Technology Model (Builder / Pembangun): Fokusnya sudah ke teknis. Bagaimana teknologi akan digunakan? Database apa yang dipakai? Bahasa pemrograman apa yang dipilih?

  5. Detailed Specs (Sub-Contractor / Teknisi): Ini level yang sangat detail, seperti potongan kode program, konfigurasi database tertentu, atau detail jaringan kabel.

  6. Functioning Enterprise (User / Pengguna): Ini adalah hasil akhirnya. Sistem yang sudah jadi, berjalan, dan digunakan di lapangan secara nyata.

Comments

Post a Comment